Agen Judi, Agen Bola, Agen Casino, Agen Poker, Agen Togel
0

Arogansi Ahmad Dhani sampai tantang jenderal polisi

Gopoker77 – Musisi Ahmad Dhani dikenal akan ucapannya yang selalu mengundang kontroversi. Yang terakhir, bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang mengaku didukung PKB ini menuding, Presiden Joko Widodo melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, melarang dirinya dan Ratna Sarumpaet untuk menggelar aksi Panggung Rakyat di depan Gedung KPK.

“Saya kemarin dapat telepon dari Dirkrimum Polda Metro (Kombes Pol Krishna Murti), tidak boleh demo depan gedung KPK, ini perintah dari Bapak Presiden,” kata Dhani usai menyampaikan kekecewaannya terkait pelarangan tersebut di loby KPK, Kamis (2/6).

Bandar Keliling, Bandar Q, Capsa Susun, Cara Bermain Capsa Susun, Cara bermain Domino QQ, Cara Bermain Poker, Domino QQ teraman, Judi Uang Asli, Poker Indonesia, Poker Online Terpercaya, Poker Teraman, Poker Uang Asli, Sabung Ayam, Slot Game, Trik Baca Kartu Lawan, Trik Jitu Poker, Trik Menang Poker Online

Dhani menjelaskan, dalam aksi Panggung Rakyat, massa aksi meminta KPK menetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus pembelian lahan RS Sumber Waras dan Reklamasi pulau teluk Jakarta.

“Kita dapat informasi dari penyidik, jika Ahok sudah jadi tersangka. Cuma komisioner yang belum menetapkan,” ujarnya.

Menyikapi tudingan Dhani tersebut, Krishna Murti membantah dirinya membawa-bawa nama Presiden Joko Widodo terkait larangan demo terhadap Ahmad Dhani. Krishna menegaskan justru Dhani dan kawan-kawannya diminta tidak demo dengan menggunakan kontainer.

Krishna Murti bantah keterangan Ahmad Dhani.

“Saya tidak membawa nama presiden. Kami ada laporan yang bersangkutan akan membawa kontainer ke Gedung KPK. Saya tidak pernah sama sekali sebut nama presiden seperti yang dikatakan Dhani, malah yang bersangkutan menyebut dalam SMS ke saya dan masih ada,” ujarnya dalam pesan singkat saat dikonfirmasi, Kamis (2/6).

Berita Terkait  "Jangan Jadikan Pilkada DKI Jakarta sebagai Pesta Kekerasan"

Rencana Ahmad Dhani beserta Ratna Sarumpaet dan beberapa massa sempat mendapat ancaman dari Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto yang akan mempidanakan pentolan band Dewa 19 itu. Ahmad Dhani beserta kelompoknya tidak menghiraukan larangan polisi untuk tidak menggelar demo di depan gedung KPK.

“Mereka kan berarti melanggar perintah aparat. Itu pidana,” kata Moechgiyarto, Jumat (3/6).

Mendengar pernyataan mantan Kapolda Jawa Barat tersebut, Ahmad Dhani balik menantang. Menurutnya, jika Kapolda berniat ingin mempidanakan dirinya, tidak usah berbicara di media.

Tantangan tersebut ditulis Dhani melalui akun Twitter pribadinya, Minggu (5/6). Kedatangan musisi yang kini semakin getol berpolitik itu berencana mendatangi Polda Metro Jaya Senin (6/6).

“Untuk Kapolda Metro Jaya… kalo mau mempidanakan saya ga usah ngoceh-ngoceh… Langsung tangkap saja… Saya tunggu di mana saja… Kapan saja.”

“Besok senen jam 10.00 WIB saya akan ke Polda Metro Jaya cari Kapolda yang katanya mau mempidanakan Ahmad Dhani. Tolong info ke Kapolda supaya jangan ke mana-mana.”

 

Support By Gopoker77.com :

  1. Poker Online Terpercaya
  2. Poker Teraman
  3. Poker Indonesia
  4. Poker Uang Asli
  5. Domino QQ teraman
  6. Capsa Susun
  7. Bandar Q
  8. Bandar Keliling
  9. Judi Uang Asli
  10. Cara Bermain Poker
  11. Cara bermain Domino QQ
  12. Cara Bermain Capsa Susun
  13. Trik Jitu Poker
  14. Trik Menang Poker Online
  15. Trik Baca Kartu Lawan
  16. Sabung Ayam Online
  17. Slot Machine
  18. Slot Game
  19. Sabung Ayam S1288
Agen Judi, Agen Bola, Agen Casino, Agen Poker, Agen Togel

GoPoker77

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *